Dia dan Dua Puluhnya

Aku lupa, sekitar sebulan yang lalu DIA berulang tahun. Bukan sembarangan ulang tahun. Ulang tahunnya yang ke 20. Tahun di mana semua mimpinya akan diwujudkan satu per satu. Tahun di mana kedewasaan sudah mulai berkembang dan menjadikannya pribadi baru yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Dia dan dua puluh tahunnya....

Jujur, aku sempat lupa dengan hari itu. Padahal biasanya, sehari sebelum ultahnya pun aku sudah mengingatnya. Mungkin karena ada sedikit masalah dengan otakku yang ngalor ngidul nggak jelas (efek menuju SBM). Seperti biasa, setelah mengingatnya...aku hanya menjadi gadis dungu yang kembali terduduk diam di depan layar laptop dan membuka kenangan-kenangan lama yang sempat terekam di otak lalu kucurahkan di blog. Aku kembali membuka kotak masa laluku.....

At least... aku hanya mampu mendoakannya dari jauh
"Ya Allah... semoga di tahun ke dua puluhnya ini, DIA semakin dekat dengan-MU. DIA menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. Selalu ingatkan DIA kepada-MU dalam suka dan dukanya. Sehatkanlah DIA, lancarkanlah sekolahnya, sukseskanlah DIA, dan semoga DIA bahagia dunia-akhirat.... I still miss him Ya Allah. Sampaikanlah salam rinduku padanya malam ini.... melalui rintik hujan yang Kau turunkan di langit-MU. Amiin ya Rabbal'alamin Ya Allah."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perayaan Melepaskan

Mengejar Mas-Mas : Perjuangan Masih Berlanjut

Hari Kedua Ratus Sembilan Belas: Sisa Tiga